…. Menjelang subuh, ia pergi.untuk memeriksa ambatnya. Karena hari masih gelap, ia tidak bertemu dengan seorang pun selama perjalanan ke sungai. Setelah sampai di tepi sungai, ia langsung menarik ambatnya. Benar! Kali ini ambatnya terasa berat sekali, tetapi ia tidak melihat satu ekor ikan pun yang melekat di kailnya. Dengan tidak berputus asa, ia terus [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘cerita rakyat’’
Asal Usul Tari Seluang Mudik
Posted: 9 Desember 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Rantau Bayur, Cerita rakyat Sumatera Selatan, cerita rakyat', cerita tutur
Puyang Perahu Kawah
Posted: 12 November 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita dongeng, cerita rakyat Banyuasin, Cerita rakyat Sumatera Selatan, cerita rakyat', cerita rakyat' Kecamatan Rantau Bayur, cerita tutur, Desa Lebung
…. Setelah cucunya beranjak dewasa, ketib memerintahkan keempat cucunya yang laki-laki untuk pergi dari Ngelebung dan merantau, mencari penghidupan ke tempat lain. Semua cucunya melaksanakan perintah kakeknya. Urip pergi ke arah utara, Sirah ke arah barat, Teladan menyelusuri sungai menuju ke hulu, yaitu ke arah Desa Rantau Bayur, dan Waras juga menyelusuri ke hulu, yaitu [...]
Naga Berkepala Tujuh
Posted: 22 Oktober 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita dongeng, cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Banyuasin III, Cerita rakyat Sumatera Selatan, cerita rakyat', naga
…. Sepanjang jalan adiknya terus memanggil-manggil. Setahun berlalu, sampailah mereka di Lubuk Cindewali. Tiba di sana, kakaknya membangun mahligai yang paling tinggi bertiang empat untuk tempat tinggal adiknya…. ALKISAH zaman dahulu hiduplah dua orang saudara kandung, satu laki-laki dan satu perempuan. Mereka tinggal di ujung desa. Kehidupan dua beradik ini sangat menyedihan. Untuk memenuhi kebutuhan [...]




