Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘cerita rakyat Banyuasin III’

…. Mereka semua kebingungan. Apa yang harus mereka lakukan terhadap emas itu? Dijual? Dipakai atau diamankan saja? Karena bingung tidak tahu emas tersebut mau diapakan dan karena takut terjadi perselisihan di antara mereka, mereka pun mengadakan sidang untuk membahas penggunaan emas tersebut….             Alkisah dahulu kala terdapat sebuah hutan di sekitar Sungai Musi. Pada waktu [...]

…. Sepanjang jalan adiknya terus memanggil-manggil. Setahun berlalu, sampailah mereka di Lubuk Cindewali. Tiba di sana, kakaknya membangun mahligai yang paling tinggi bertiang empat untuk tempat tinggal adiknya…. ALKISAH zaman dahulu hiduplah dua orang saudara kandung, satu laki-laki dan satu perempuan. Mereka tinggal di ujung desa. Kehidupan dua beradik ini sangat menyedihan. Untuk memenuhi kebutuhan [...]

…. Suatu hari Beremban Besi jatuh dari pohon yang sangat tinggi. Tidak sedikitpun ia terluka dalam peristiwa itu. Diam-diam sang kakek kagum terhadap cucunya. Dari pengamatan sang kakek, apabila Beremban Besi terkena parang atau benda tajam lainnya, ia tidak terluka sama sekali. Sejak peristiwa itu kakeknya mulai menyadari bahwa cucunya mempunyai kesaktian, yakni memiliki kekebalan [...]

…. Pada waktu itu di desa tersebut terdapat sebuah pohon yang sangat besar. Penduduk menamakan pohon tersebut dengan nama pohon kayuara. Pohon kayuara ini sering dijadikan tempat memuja dan meminta-minta oleh masyarakat desa ini. Mereka selalu mengorbankan ayam hitam, ayam putih, ayam kuning, kambing hitam, kambing belang dan sesajian lainnya. Di bawah pohon kayuara ini [...]

…. Suatu hari, seperti biasa, Agung bermain dan memancing di muara Sungai Kertak, Hari itu ia berhasil mendapatkan ikan yang sangat banyak. Karena mendapatkan ikan yang banyak, ia semakin asyik memancing. Setelah lama memancing, tiba-tiba pancingannya tersangkut di kumpai (rumput). Karena kejadian itu, ia menghentikan kegiatan memancingnya dan  memutuskan pulang ke rumahnya…. ALKISAH pada zaman [...]