…. Menjelang subuh, ia pergi.untuk memeriksa ambatnya. Karena hari masih gelap, ia tidak bertemu dengan seorang pun selama perjalanan ke sungai. Setelah sampai di tepi sungai, ia langsung menarik ambatnya. Benar! Kali ini ambatnya terasa berat sekali, tetapi ia tidak melihat satu ekor ikan pun yang melekat di kailnya. Dengan tidak berputus asa, ia terus [...]
Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘cerita rakyat Rantau Bayur’
Asal Usul Tari Seluang Mudik
Posted: 9 Desember 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Rantau Bayur, Cerita rakyat Sumatera Selatan, cerita rakyat', cerita tutur
Lanang Penyungkan
Posted: 1 Oktober 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita dongeng, cerita rakyat, cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Rantau Bayur, Cerita rakyat Sumatera Selatan
…. Setiap hari bapak dan ibunya serta keenam anaknya pergi ke sawah. Sementara, si bungsu tidak pernah mau ikut setiap kali diajak. Saat ayahnya memarahinya, ia malah ngeloyor pergi. Perbuatan si bungsu menimbulkan rasa iri di hati keenam sudaranya. Semakin hari tingkah si bungsu semakin membuat jengkel saudaranya…. Zaman dahulu di sebuah desa hiduplah satu [...]
Asal Mula Nama Desa Pengumbuk
Posted: 10 September 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita dongeng, cerita rakyat, cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Rantau Bayur, Cerita rakyat Sumatera Selatan, cerita tutur
… Tiba di sungai rambut putri gugur sehelai. Putri mengambil rambutnya yang gugur tersebut dan memasukkan rambutnya ke dalam bokor (baskom). Tanpa diketahui putri ternyata bokor tersebut hanyut terbawa air. Putri pulang ke mahligainya tanpa mengetahui kalau bokornya sudah tidak ada lagi…. Zaman dahulu ada sebuah desa misterius yang dihuni orang-orang sakti. Salah satu orang [...]
Putri Beranak Udang
Posted: 13 Agustus 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita dongeng, cerita rakyat, cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Rantau Bayur, Cerita rakyat Sumatera Selatan
….Tidak lama setelah kejadian itu, terjadilah keanehan. Putri pun hamil. Setelah usia kandungannya cukup, ia pun melahirkan. Ternyata, ia melahirkan dua belas ekor udang. Putri sangat terkejut mengetahui anaknya bukan manusia, melainkan udang. Ia merasa sangat malu. Karena takut diejek warga, ia memutuskan untuk membuang anaknya. Berjalanlah ia membawa anaknya hingga sampailah ia di tepi [...]
Asal Mula Tanjung Mahligai
Posted: 30 Juli 2011 in Cerita Rakyat, SastraTag:cerita dongeng, cerita rakyat, cerita rakyat Banyuasin, cerita rakyat Rantau Bayur, Cerita rakyat Sumatera Selatan
…. Setelah mengetahui Putri Mahligai disembunyikan oleh Sunan, sang jendral segera memerintahkan anak buahnya untuk mencari ke berbagai tempat. Usaha jendral ternyata tidak sia-sia. ia berhasil mendapatkan kabar bahwa Putri Mahligai berada di Tanjung…. ZAMAN dahulu di salah satu desa di Sumatera Selatan, yakni di Desa Tebing Abang hiduplah seorang Sunan. Ia adalah seorang raja [...]




