Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘cerita tutur’

…. Menjelang subuh, ia pergi.untuk memeriksa ambatnya. Karena hari masih gelap, ia tidak bertemu dengan seorang pun selama perjalanan ke sungai. Setelah sampai di tepi sungai, ia langsung menarik ambatnya. Benar! Kali ini ambatnya terasa berat sekali, tetapi ia tidak melihat satu ekor ikan pun yang melekat di kailnya. Dengan tidak berputus asa, ia terus [...]

…. Mereka semua kebingungan. Apa yang harus mereka lakukan terhadap emas itu? Dijual? Dipakai atau diamankan saja? Karena bingung tidak tahu emas tersebut mau diapakan dan karena takut terjadi perselisihan di antara mereka, mereka pun mengadakan sidang untuk membahas penggunaan emas tersebut….             Alkisah dahulu kala terdapat sebuah hutan di sekitar Sungai Musi. Pada waktu [...]

…. Setelah cucunya beranjak dewasa, ketib memerintahkan keempat cucunya yang laki-laki  untuk pergi dari Ngelebung dan merantau, mencari penghidupan ke tempat lain. Semua cucunya melaksanakan perintah kakeknya. Urip pergi ke arah utara, Sirah ke arah barat, Teladan menyelusuri sungai menuju ke hulu, yaitu ke arah Desa Rantau Bayur, dan Waras juga menyelusuri ke hulu, yaitu [...]

…. Suatu hari Beremban Besi jatuh dari pohon yang sangat tinggi. Tidak sedikitpun ia terluka dalam peristiwa itu. Diam-diam sang kakek kagum terhadap cucunya. Dari pengamatan sang kakek, apabila Beremban Besi terkena parang atau benda tajam lainnya, ia tidak terluka sama sekali. Sejak peristiwa itu kakeknya mulai menyadari bahwa cucunya mempunyai kesaktian, yakni memiliki kekebalan [...]

… Tiba di sungai rambut putri gugur sehelai. Putri mengambil rambutnya yang gugur tersebut dan memasukkan rambutnya ke dalam bokor (baskom). Tanpa diketahui putri ternyata bokor tersebut hanyut terbawa air. Putri pulang ke mahligainya tanpa mengetahui kalau bokornya sudah tidak ada lagi…. Zaman dahulu ada sebuah desa misterius yang dihuni orang-orang sakti. Salah satu orang [...]