SENI PANTUN YANG MEMRIHATINKAN

Posted: 9 April 2011 in Catatan Budaya
Tag:, , ,

Salah satu cabang seni warisan leluhur yang saat ini dalam kondisi yang cukup memrihatinkan adalah seni berpantun. Pada masa keemasannya, pantun digunakan dalam berbagai aktivitas kehidupan masyarakat di semua bidang kehidupan. Dari situ kemudian dikenallah pantun muda mudi, pantun jenaka, pantun agama dan seterusnya.
Saat ini penggunaan pantun sudah sangat terbatas. Ia hanya digunakan hanya saat ada upacara adat dan agama saja. Sebagai ilustrasi, pantun masih digunakan saat ada acara lamaran dan pernikahan. Biasanya, para tetua adat akan berpantun di rumah calon mempelai wanita.
Menurunnya frekuensi penggunaan pantun dalam kehidupan masyarakat merupakan indikasi bahwa masyarakat kita sudah kurang peduli terhadap pelestarian warisan leluhur tersebut. Padahal dari berpantun kita dapat mengungkapkan berbagai aspirasi tanpa harus membuat orang lain menjadi tersinggung. Selain itu, pantun juga dapat menjadi media untuk mengasah kehalusan budi masyarakat.
Para tetua adat sudah seharusnya mulai memperkenalkan dan mengakrabkan kembali seni berpantun tersebut. Kita tidak boleh melakukan pembiaran terhadap kondisi pantun yang cukup memrihatinkan tersebut (Irwan P. Ratu Bangsawan).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s