Segepok Uang di dalam Laci Meja Kerja

Posted: 6 Mei 2011 in Catatan Budaya
Tag:, , , , ,

Oleh: Irwan P. Ratu Bangsawan

Terus terang, saya agak kesulitan untuk meneruskan tulisan ini. Yah, saya takut ada yang tersinggung dan melaporkan saya ke polisi di kantor polsek.


Tak ada yang salah jika di dalam laci meja kerja kita ada segepok uang. Boleh rupiah, boleh dolar, boleh juga ringgit. Benar, benar-benar tak ada yang salah. Lah, kalau nggak ada yang salah, terus bagaimana?
Bagaimana? Saya juga bingung, kok. Saya ini sebenarnya mau berbicara tentang asal-usul segepok uang itu. Hanya saja saya bingung harus dari mana memulainya. He!

Begini, segepok uang di laci meja kerja itu asal-usulnya bisa dari mana saja. Bisa uang proyek, bisa uang pribadi, bisa juga uang yang entah dari mana asal usulnya. Maksudnya, uang itu bisa macam-macam asal-usulnya. Alaah, kok tambah membingungkan, seh?

Terus terang, saya agak kesulitan untuk meneruskan tulisan ini. Yah, saya takut ada yang tersinggung dan melaporkan saya ke polisi di kantor polsek. Apa lagi sampai ke KPK. Lah, apa nggak berabe tuh? Saya juga takut mengalami nasib apes seperti Bu Prita saat harus berhadapan dengan arogansi RS Omni Internasional.
Maksud saya membicarakan tentang segepok uang di laci meja kerja, tak lain dan tak bukan adalah siapa tahu saya bisa pinjam uang tersebut untuk menghadapi lebaran Idul Fitri nanti. Hah? <Kok jadi ribet, seh?>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s