Bibirmu Masih Tersenyum

Posted: 10 Mei 2011 in Puisi, Sastra

maafkan aku bila masih mencintaimu
bibirmu yang selalu tersenyum
menghalangiku untuk melupakanmu

maafkan aku,
bila bibirmu masih tersenyum
aku tak dapat mengabaikanmu

cemberut dan marahlah
sekali saja
mungkin aku akan pergi dan mengalami amnesia

bila senyum manismu masih seperti dulu
aku akan selalu terpanah
dan menggilaimu selamanya

maafkan aku bila masih mencintaimu
bibirmu yang selalu bergerak indah
membuatku s’lalu mengenangmu

buang senyummu
lampiaskan amarahmu
mungkin aku akan pergi dan menghilang
tak hadir lagi
tak hadir lagi
maafkan aku

Banyuasin, 10/06/10

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s