Soulmate

Posted: 10 Mei 2011 in Puisi, Sastra

Bulan tersaput awan
gelap
bahkan kunang-kunang pun berhenti bersinar
angin membawa embun menapaki bumi
membasahi jalan-jalan berdebu
bau tanah tertiup hingga jauh
aku menggigil berdiri kaku
berusaha menapaktilasi hari-hari kita
tapi, hatiku tak berbulan
kunang-kunang pun terbang menjauh
kucoba mengingatmu lagi
tapi, tubuhku menggigil
wajahmu tak berhasil kuingat
hanya bibirmu yang sering bergerak lucu yang masih kuingat
senyummu aku lupa
aku juga lupa
apakah ada tahi lalat penghias di wajahmu
malam makin dingin
embun makin cair
aku masih cinta padamu
walau aku sudah lupa siapa dirimu
tapi, apakah aku salah?

Banyuasin, 7 Januari 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s