…. Skuterku pun segera melaju pelan. Aku bercerita dengan riang. Banyak hal kukatakan pada Isty. Dua kilo sudah skuter melaju, tapi Isty tak secuil kata pun menanggapi kerianganku….

Beberapa buah puisi yang kutulis yang menceritakan tentang Jogja, ternyata mendapat keluhan dari temen-temenku tercinta semasa masih di sana. Semuanya senada memprotes bahwa Jogja tak selalu menyedihkan dan memilukan.

Lama aku berpikir dan merenung kisah senang yang pernah kualami di Jogja. akhirnya ketemu juga. Kisah ini tentu tak elok bila berbentuk puisi. Namun lebih ngeh alias cocok bila dalam bentuk cerita santai. Begini ceritanya:

Aku akhirnya jadian juga dengan Istiqomah (sekarang dah jadi istriku tercinta). Nah, kisah jadian ini sungguh kisah yang menyenangkan bukan? Kami pacaran cukup lama. Nah kisah pacaran ini juga sungguh menyenangkan bukan? Lah, selama kami bersama, tentu banyak kisah yang menyenangkan, bukan? Alaaaaaaahh ……

Nah loh? Kok kisah menyenangkan cuma berisi kata yang menyenangkan saja. Lah iya, mau bagaimana lagi? Ah, iya… ada tambahan cerita. Suatu ketika kami berdua sepakat mau jalan ke pantai Parangtritis dengan numpak skuter Vesta spesialku. Hari dan jam telah ditentukan. Kami pun bertemu dan mesin pun segera distarter. Brrrremmm……….

Skuterku pun segera melaju pelan. Aku bercerita dengan riang. Banyak hal kukatakan pada Isty. Dua kilo sudah skuter melaju, tapi Isty tak secuil kata pun menanggapi kerianganku. Tentu kesel bin kesel dong. Iseng kulirik ke belakang, ingin pastikan mengapa Isty gak menanggapi ceritaku. Hehehheh…….. ternyata Isty gak ada di sadel belakang. Lah kemana? Segera aku pulang ke kos-kosannya, eh ndilalahnya, Isty lagi merengut padaku campurnya marah. Kok bisa ya dia masih di sini? Ternyata saat dia mau naik ke sadel skuterku, aku yang sedang senang langsung tancap gas, tanpa melihat apakah dia sudah nangkring di sadel skuterku ataukah belum. Hingga saat ini setelah bertahun-tahun kami menikah, bila cerita ini diungkit lagi, masih terasa lucu dan menyenangkan.

Nah, kisah ini sungguh menyenangkan bukan? Terima kasih Jogja!!!

(Irwan P. Ratu Bangsawan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s