RINDUKU UNTUKMU

Posted: 24 Mei 2011 in Puisi, Sastra

Rindu abadimu adalah rinduku juga
pernahkah engkau menyisiri malam
dan mendengar jerit nestapa bidadari yang tersesat di danau tak bernama?
dengarkanlah….

Rindu abadimu adalah rinduku juga
pernahkah engkau berkaca di cermin retak
dan melihat aku menggigil kedinginan kar’na merindumu
lihatlah….

Rindu abadimu adalah rinduku juga
Rinduku padamu sederas air menuju muara
secepat angin menuju ke pantai
tapi, pahamkah engkau duhai engkau yang selalu kurindu?

Bisikkan rasa rindumu padaku
dan biarkan angin menyampaikannya padaku
katakan dengan mesra
dan biarkan angin mendesahkannya
bila rindumu selalu abadi,
maka rinduku akan semakin menggunung dan membelah angkasa
katakanlah sekali lagi…..
duhai engkau yang rindunya abadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s