Cemburumu

Posted: 27 Mei 2011 in Puisi, Sastra

ketika akhirnya kau katakan bahwa kau cemburu padaku
seketika itu juga bunga-bunga berjatuhan dari angkasa
menebarkan aroma wangi dari surga
membawa pesan dari langit
untuk mengingatmu lagi

cemburumu sungguh tak kuduga
kau abaikan aku dalam penantian sepanjang tahun
mungkinkah kau cemburu
tidak mungkin
jadi,
mengapa kau katakan bahwa kau cemburu padaku
hatiku terlalu rapuh bila mengingatmu
hatiku terlalu rawan bila mendengar suaramu
jadi,
jangan katakan bahwa kau cemburu padaku

cemburumu padaku hanyalah khayalmu
aku pun hanya fatamorgana bagimu
jadi,
jangan katakan lagi bahwa kau cemburu padaku
aku tak pernah membuatmu cemburu
jadi,
mengapa kau katakan bahwa kau cemburu padaku

cemburumu padaku hanyalah wangi bunga yang memabukkan
kepalaku memancarkan bintang-bintang yang berkeliling
berkali-kali
pusing
memabukkan
hilang akal
jadi,
jangan katakan lagi bahwa kau cemburu padaku

Banyuasin, 27/05/11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s