Obrolan Warung Kopi | JUJUR

Posted: 13 Agustus 2011 in Obrolan Warung Kopi
Tag:,

…. Jujur dan kejujuran sejatinya diajarkan oleh agama manapun. Namun, implementasinya sulitnya bukan alang kepalang. Orang awam maupun para pemuka agama tak sedikit yang terjebak dalam ketidakjujuran yang satu menuju ketidakjujuran yang berikutnya. Ketidakjujuran alias bohong sudah beranak pinak bagai virus yang dapat berkembang biak dengan cepat dalam tempo yang sesingkat-singkatnya….

Oleh: Irwan P. Ratu Bangsawan
SALAH satu kata yang mudah diucapkan tapi sulit untuk diimplementasikan adalah kata “jujur”. Secara semantik, kata jujur bermakna selarasnya antara kata dan perbuatan. Sebaliknya, orang yang tidak dapat dipegang perkataannya dapat dikategorikan sebagai orang yang munafik. Nah loh!
Jujur dan kejujuran sejatinya diajarkan oleh agama manapun. Namun, implementasinya sulitnya bukan alang kepalang. Orang awam maupun para pemuka agama tak sedikit yang terjebak dalam ketidakjujuran yang satu menuju ketidakjujuran yang berikutnya. Ketidakjujuran alias bohong sudah beranak pinak bagai virus yang dapat berkembang biak dengan cepat dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jujur saat ini nampaknya hanyalah milik anak-anak yang masih polos dan tak tahu apa-apa. Orang-orang dewasa, apalagi para politisi, sudah sulit untuk jujur sebab mereka sudah berkalang kebohongan detik demi detik. Sudah sedemikian parahnyakah kita? Wallahua’lam bi showwab!
Ketidakberdayaan kita untuk menentang ketidakjujuran sebenarnya merupakan mekanisme alami dari kehidupan yang semakin hedonistik dan materialistik. Hidup yang terlalu menghambakan diri pada kenikmatan duniawi dan hal-hal yang bersifat kebendaan memang mensyaratkan kita untuk meninggalkan aspek transendental alias nilai-nilai ilahiah dari kehidupan. Padahal, dalam kaca mata Islam, hidup dan kehidupan semestinya didedikasikan untuk beribadah dalam pengertian yang seluas-luasnya. Dalam Islam, anak, istri, rumah, mobil, pekerjaan, juga kekuasaan hanyalah perhiasan yang cenderung menimbulkan fitnah. Nah, bagaimana dengan Anda? (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s