Obrolan Warung Kopi | OPEN HOUSE

Posted: 10 September 2011 in Obrolan Warung Kopi

… lebaran tiba, semua lapisan masyarakat membuka pintu rumahnya (open house) seluas-luasnya untuk melaksanakan ritual silaturahmi. Baik dengan kerabat maupun para jiran, baik yang dekat maupun yang jauh. Silaturahmi selalu saja meninggalkan kesan mendalam bagi setiap kerabat yang kita kunjungi….

WALAUPUN lebaran Idul Fitri tahun ini diwarnai  dengan perbedaan penentuan 1 Syawal 1432, tapi masyarakat sudah cukup dewasa dan bijaksana dalam menyikapi adanya perbedaan pelaksanaan lebaran tersebut. Masyarakat sudah tidak gampang terprovokasi lagi.

Masyarakat sudah sangat paham bahwa perbedaan adalah rahmat yang diberikan Allah yang harus disikapi sebagai sebuah sunnatullah yang tak dapat dihindari oleh umat manusia. Adanya perbedaan hanyalah pengejawantahan pelangi kehidupan yang begitu indah dan menawan.

Setiap kali lebaran tiba, semua lapisan masyarakat membuka pintu rumahnya (open house) seluas-luasnya untuk melaksanakan ritual silaturahmi. Baik dengan kerabat maupun para jiran, baik yang dekat maupun yang jauh. Silaturahmi selalu saja meninggalkan kesan mendalam bagi setiap kerabat yang kita kunjungi. Mereka selalu senang dan bahagia bila segala macam makanan dan minuman yang mereka hidangkan habis tak bersisa oleh para kerabat dan jiran yang datang.

Budaya silaturahmi di Indonesia merupakan paduan sempurna antara ajaran Islam dan budaya lokal yang kaya dengan nilai-nilai persaudaraan. Budaya ini sudah sepatutnya senantiasa kita jaga agar tidak hilang dari khasanah pergaulan masyarakat kita. Kita tentu saja tidak ingin budaya ini menjadi hilang seiring dengan semakin modernnya kehidupan kita. Kita sepertinya mulai terlalu mengandalkan jejaring sosial semacam facebook dan ponsel untuk menjalin silaturahmi. Namun, mungkin lupa bahwa facebook dan ponsel hanyalah alat yang tidak berjiwa dan tidak dapat mewakili watak, karakter, dan emosi kita sebagai sebuah individu yang utuh. Jadi, mungkin sudah saatnya bagi kita untuk memaknai kembali hakikat silaturahmi dalam lebaran. Jangan sampai lebaran hanyalah ritual tahunan yang tak bermakna dan hampa (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s