Obrolan Warung Kopi | ADU KUAT KPK VS DPR

Posted: 1 Oktober 2011 in Obrolan Warung Kopi
Tag:, ,

…. mungkinkah perseteruan antara DPR dan KPK akan terus berlanjut dan menimbulkan kebencian yang ibarat api tak kunjung padam? Entahlah! Kita hanya bisa mengingatkan bahwa rakyat berharap banyak dengan DPR dan KPK. Kiberja mereka sebagai pengabdi kepentingan rakyat harus di atas segala-galanya….

Oleh: Irwan P. Ratu Bangsawan

EPISODE tak terpuji kembali dengan terang benderang dipertontonkan oleh politisi Senayan. Pasalnya, karena perasaan tersinggung para pimpinan Badan Anggaran DPR RI tatkala diperiksa oleh penyidik KPK. Ketersinggungan tersebut membuat pimpinan DPR berang dan memanggil pimpinan KPK untuk “rapat konsultasi”.
Tindakan politisi tingkat atas tersebut tentu saja ditolak KPK sebab adalah hal yang “haram” bila KPK bertemu secara terbuka maupun tertutup dengan seseorang atau sekelompok orang yang sedang dalam proses penyidikan KPK. Episode ini nampaknya masih akan berlanjut dalam beberapa babak dan rakyat, sekali lagi, harus menelan rasa kecewa yang mendalam dengan tindakan orang-orang yang diberi kekuasaan oleh rakyat untuk mengelola negara ini.
Para politisi Senayan memang sudah kebablasan dalam menggunakan hak dan wewenang mereka. Dengan alasan tugas pengawasan, mereka dengan enteng dan tanpa merasa bersalah memanggil KPK untuk klarifikasi. Semestinya sebagai badan yang menelurkan UU tentang KPK mereka tahu persis bahwa KPK tidak dapat diintervensi dalam proses penyelidikan dan penyidikannya. Mereka juga harusnya tahu persis bahwa hukum yang diintervensi oleh kepentingan politik adalah hukum yang “banci” dan tidak memiliki daya untuk memaksa seseorang untuk tunduk dan patuh pada kekuasaan hukum. Nah, loh!
Perseteruan antara DPR dan KPK nampaknya semakin membuat ruwet hubungan antarlembaga negara. Kita mungkin masih ingat peristiwa perseteruan antara Mahkamah Agung (MA) dengan Komisi Yudisial (KY) beberapa tahun yang lalu. Perseteruan tersebut masih membekas sampai detik ini. Hubungan antara MA dan KY hingga saat ini masih tetap tak dapat mesra lagi. Ada semacam kebencian dipihak MA terhadap kinerja dan sepak terjang KY. Namun, semuanya sudah terlanjur terjadi, ibarat nasi telah menjadi bubur. Kejadian ini menyisakan PR untuk semua anak bangsa bahwa masih terlalu banyak problem dalam tata hubungan antarlembaga negara.
Pertanyaannya, mungkinkah perseteruan antara DPR dan KPK akan terus berlanjut dan menimbulkan kebencian yang ibarat api tak kunjung padam? Entahlah! Kita hanya bisa mengingatkan bahwa rakyat berharap banyak dengan DPR dan KPK. Kiberja mereka sebagai pengabdi kepentingan rakyat harus di atas segala-galanya. Jangan sampai karena kepentingan segelintir oknum di DPR dan KPK, kepentingan rakyat menjadi terabaikan. Semoga!! (***)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s