Sensasimu

Posted: 19 Oktober 2012 in Puisi, Sastra

kau lewat di depanku
bau tubuhmu bagai tanah gersang yang tersiram air hujan
segar dan memabukkan
kutarik napasku dalam-dalam
semakin memabukkan
kutarik lagi napasku dalam-dalam
aku mabuk
dan berhalusisasi bercengkrama denganmu
aku bergetar
semakin bergetar
menggigil
semakin menggigil
hm, sungguh aku menikmatinya

Banyuasin, 17:10:2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s