KUDENGAR SUARAMU DARI SINI

Posted: 9 Februari 2013 in Puisi, Sastra

Dari sini kudengar engkau membaca geguritan
Melayangkan kata-kata syahdu tentang cinta yang tak mengenal batas
Suaramu terdengar parau
Mungkinkah engkau habis menangis setelah memendam cinta bertahun-tahun?

Dari sini kudengar engkau melantunkan tembang kasmaran
Mendayu-dayu bagai angin malam di musim kemarau
Suaramu semakin parau
Mungkinkah engkau semakin tertekan dengan cintamu?

Dari sini kudengar engkau merintih lirih
Engkau ingin segera menyatu dalam hakikat cinta
Suaramu bergetar menahan rasa yang tak terpahami
Mungkinkah engkau semakin dekat dengan cintamu?

Dari sini kudengar engkau menutup pintu kamarmu
Engkau segera tertidur
dan bermimpi tentang lautan asmara
di negeri yang tanpa batas
dan tanpa awan
tertiup angin hingga ke segala penjuru mimpi

Banyuasin, 09022013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s