DI BAWAH HUJAN LEBAT

Posted: 12 Februari 2013 in Puisi, Sastra

 

Aku berdiri di bawah hujan lebat
di sore ini
menatap ke segala penjuru
menatap orang-orang yang lewat
tapi tak seorang pun yang kukenal
di bawah hujan lebat
aku kesepian
sendiri terpaku
tak seorang pun yang menyapaku
di bawah hujan lebat
aku terpaku
berdiri kaku
kapankah hujan ini akan berhenti
dan aku bisa mengeringkan badanku
mencari kehangatan
dan tertidur lelap di sisa hari
tapi aku tetap berdiri
hingga sekarang
dan hujan tetap turun dengan lebat
dan aku tetap berdiri di bawah hujan itu
di bawah hujan lebat
aku seperti dicaci
aku seperti dihina
aku seperti dihakimi
atas kebodohanku
di bawah hujan lebat
aku seperti pesakitan
yang harus menerima hukuman atas semua kesalahan yang pernah kubuat
tapi, mestikah aku dihukum padahal aku tidak benar-benar salah
aku bukanlah pendusta ketika aku mengatakan aku tidak terlibat
ketika aku mengatakan aku tidak tahu
ketika aku mengatakan aku benar-benar tidak tahu
aku hanya berusaha menolong diriku
salahkah bila aku menolong diriku sendiri
dengan meniadakan semuanya?
di bawah hujan lebat
aku tetap berdiri
kaku
terpekur
sepi
sendirian
dan dikucilkan

Banyuasin, 12022013 (kado untuk Anas Urbaningrum atas peristiwa pakta integritas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s