IMAJINER

Posted: 14 Februari 2013 in Puisi, Sastra

membayangkanmu merindukanku
membuatku tak bisa beranjak dari ranjang putihku
ngobrol imajiner denganmu membuat duniaku tanpa sekat
semua bisa dikatakan
semua ada jawabannya
kau tertawa senang bisa menggodaku
(sementara dalam hati aku berkata, “kau rindu aku, kan?”)
: tapi, aku tetap sendiri tanpa kehadiranmu
: bertanya sendiri tentang rindumu
: menjawab sendiri tentang rindumu
: tersenyum sendiri bila jawabanmu menyenangkan
: merengut sendiri bila jawabanmu menyakitkan
: imajinasiku tentangmu selalu tak terbatas
: dan, selalu sendiri!

Banyuasin, 14022013

Komentar
  1. mastur songenep mengatakan:

    hahaha, kasiaan semoga gak sendiri lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s