Pengembara

Posted: 1 Juli 2013 in Puisi, Sastra

Cat. buat: IIS

Pekat jejak kaki pengembara masih
lekat terlihat meninggalkan
aroma tanah gersang
pengembara ingin hentikan
perjalanan panjang yang mengeraskan
kaki-kakinya
! ingin merendam kakinya
! ingin memcuci wajahnya
: di telaga jernih di ujung jalan
yang ditemuinya
pengembara lelah batinnya
takjua dijumpainya: kekerasan, keabadian,
kesucian, kebahagiaan
yang dicarinya
pengembara terduduk lemas
darah dingin-jernih mengucur
pelipis kirinya

Yogya: 20/8’91

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s