Kamar No. 12

Posted: 12 Desember 2013 in Puisi, Sastra

Di depan kamar no. 12 arwahmu menari-nari
membangunkanku dan mengajakku menari dansa
menarik tanganku dan meletakkannya di pinggang rampingmu
mengajariku menari dansa

Di depan kamar no. 12 sebuah hotel tua
arwahmu membangunkan ilusi lamaku
untuk berkencan dengan wanita dewasa sepertimu
rambut pirang panjang
kulit putih kemerahan
bibir bak Angelina Jolie
dan senyum merekah bunga mataharimu

Di depan kamar no. 12
kau memelukku erat
dan membisikkan rindumu pada seseorang sepertiku
lelaki flamboyan
dan seorang pencinta wanita

Di depan kamar no. 12
kau bisikkan ingin bersamaku hingga fajar
kau ingin pergi selamanya setelah bertemuku
lelaki yang sudah lama kau tunggu

Di depan kamar no. 12
kau pamit
berjalan menuju tugu kota
melambaikan tanganmu
meninggalkanku sendiri di teras hotel
dan menghilang di balik tugu ketika embun mulai turun

Malang, 06122013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s