Sajak Tanpa Nada

Posted: 12 Desember 2013 in Puisi, Sastra

Tanpa nada kubaca bait-bait sajak cinta
hanya ada rindu yang terselip di antara kata-kata yang kuucap
hanya ada bayang-bayang engkau menatapku
Tanpa nada tetap kubaca sajak cinta ini:
di tangga rumah panggungku
di rakit ketika mandi sore hari
di huma
di perahu kecilku
Tanpa nada sajak cinta tetap menggetarkan hatiku
ingat saat kau bernyanyi ketika malam ningkuan
melirik malu padaku
bergetar suaramu menyanyikan sebuah lagu dangdut
Tanpa nada sajak cinta tetap kubaca

Pengumbuk, 20112013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s